Selasa, 07 Mei 2013

Sebuah Cerita dari Negeri di Awan

Diposting oleh Nurul Inayah di Selasa, Mei 07, 2013 0 komentar
Jogja, Sabtu 4 Mei 2013


Hari ini, aku berencana akan berkunjung ke sebuah negeri di awan. Terletak di sebelah utara kota Jogja, tempat dimana selalu menjadi favorit para pendaki dan pecinta alam. Merapi...

Iya, semua orang tau betapa indahnya lukisan Tuhan yang satu ini, lukisan Monalisa-nya Leonardo de Caprio da vinci aja lewaaattt. Merapi selalu nampak gagah dan menjulang tinggi ketika aku menatapnya dari tempat cucian di kos2an, kadang sambil nyuci baju suka nyuri2 pandang ke arah kos2an cowok di belakang Merapi  dan kini aku sedang mempersiapkan segala macam alat pertempuran untuk bertandang kesana. "Bersahabatlah denganku" pintaku pada alam.

Rencana awal aku akan berangkat kesana bersama 8 teman dari mapala poltekes BSI Yogyakarta dan 1 teman lagi dari komunitas Mitra Petualang, jadi jumlah kesemuanya 10 orang kurang satu sih kalo buat jadi tim kesebelasan (abaikan). Berkumpul di kos ku menjadi alternatif satu2nya karena letaknya memang strategis, gimana gag strategis burjonan ada, toko baju ada, kurang apalagi *ini ruko apa kos2 an. Jam 4 sore ngumpul, tapi ujan Jogja malah ujan, ya udah akhirnya molor deh berangkatnya abis sholat magrib.

Dalam perjalanan aku menikmati semuanya, kalo udah kaya gini nih, mendadak jadi amnesia aku sama skripsiku. Berangkat dari Selo, Boyolali jam 10 malem. Hmm... bissmillah, baru kali ini naik gunung malem hari. Pengalaman pertama. Uhukkk....

Dan... Ternyata, enak jalan malem hari ketimbang siang :D

Pada akhirnya rombongan kami tinggal ber-8 karna yang dua orang (Hendra sama Rini) udah melesat duluan gag tau kemana. Mas Arief sebagai kepala suku yang emang udah gag keitung lagi dia berapa kali piknik ke Merapi mengawal paling belakang, hanya berjarak gada setengah meter di belakangku, alias sambil gandeng tanganku. Hahahahhaha ini mah momen paling absurd. Modus lama kalo kata Patroli.
Kita ber-8 berhenti di pos 2, memutuskan untuk istirahat karena kondisi fisik temen2 juga pada drop *pemula coy, pemulaaaa kecuali mas Arief ;-)
Pagi harinya....
Subhanalloh... gumpalan awan di depan mataku...

Aku pun mengejar sunrise di negeri awan sambil main perosotan saking senengnya...




~Menatap Sunrise sambil jilatin Awan~

Perjalanan dilanjutkan biar nyampe puncak sebelum kesiangan, kata kepala suku (mas Arief_red) kalo kesiangan muncak takutnya asap belerang udah naik. Dan itu sangat sangat DANGEROUS !! *gambar tengkorak keluar dari ubun2nya mas Arief.

Dari pos 2 aja banyak gunung yang terlihat, Sindoro Sumbing yang bersebelahan, Lawu, Slamet, dan Merbabu yang nampak banget di depan mata. Kaya gini nih...


~Merbabu di belakangku~


~Sindoro Sumbing berdampingan~


Setelah ngap2an total dan jalan terseok-seok akhirnya sampailah aku di pasar Bubrah. Gag tau kenapa di kasih namanya pasar Bubrah. Padahal disitu gada aktivitas jual-beli kayak di pasar2 pada umumnya. Ahhh abaikan. Dan... puncak Merapi di depan mataku, subhanalloh ya Alloh... Indah nya ciptaanMu,



~Puncak tinggal sedikit lagi~


Setelah beberapa kali elap ingus dan elap keringat, eh gag keringetan ding orang dingin akhirnya aku melanjutkan perjalanan buat merayap2 di atas batu pasir biar sampai ke puncak Merapi. Separo perjalanan di tengah2 perjalanan menuju puncak akunya ngeglongsor. Naik gunung mengajarkan kita buat mempersiapkan segala sesuatunya, gag cuma siap fisik tapi juga siap mental. Gimana nggak butuh mental sekuat baja kalo posisi jalan buat muncaknya kaya begini?? 



~gag tau deh ini kemiringan berapa derajat~

Tapi dengan segala daya dan upaya, sampailah aku di puncak.. Subhanallohhhh..!! Gada yang bisa Menandingi lukisan MAHA AGUNG MU YA ALLOH...


~PUNCAK~


~yuuukkkk main perosotan di negeri Awan yuukk~



Setelah puas menikmati salah satu MAHAKARYA TUHAN, aku dan rombongan memutuskan untuk turun. Jalur yang diambil beda sama jalur pas naik. Pas lagi turun, ehh nemu edelweis.




~bunga keabadian :)


Inilah momen2 yang terekam dalam gambar rombongan kami saat berada di pasar Bubrah dan di New Selo.


~rombongan Piknik ke negeri Awan~



~New Selo~

~TAMAT